BONE,TRENDSULSEL–Memasuki enam bulan masa kepemimpinan duet Bupati H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. dan Wakil Bupati Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., yang mengusung visi Beramal (Bersama Andi Asman–Akmal), Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mencatat progres pesat dalam pembangunan lintas sektor.
Bupati Andi Asman mengungkapkan, berbagai capaian ini diraih berkat upaya aktif pemerintah daerah dalam menjaring dukungan anggaran dari tingkat nasional dan provinsi.
“Dana yang berhasil digelontorkan ke Bone selama enam bulan ini mencapai angka triliunan rupiah. Fokus terbesar tetap pada pengembangan infrastruktur jalan dan sektor pertanian,” jelasnya pada Jumat (22/8/2025).
Anggaran pembangunan infrastruktur jalan disebut mencapai Rp800 miliar, terdiri dari kombinasi dana pusat, provinsi, hingga kabupaten. Sedangkan sektor pertanian berada di posisi kedua, dengan nilai sekitar Rp592 miliar yang digunakan untuk pengadaan benih, alat mesin pertanian (alsintan), serta proyek irigasi.
Tak hanya itu, dua unit Sekolah Rakyat yang dibangun melalui Kementerian Sosial turut menambah daftar capaian, dengan total anggaran sebesar Rp210 miliar.
Secara kumulatif, Pemkab Bone mencatat dana pembangunan yang telah masuk mencapai Rp3,8 triliun. Angka ini meliputi berbagai program seperti Inpres Jalan Daerah, padat karya, pemberdayaan masyarakat, hingga bantuan sosial.
Beragam sektor lainnya juga turut menerima suntikan dana, mulai dari koperasi, industri, peternakan, hingga bidang perencanaan pembangunan dan layanan administrasi kependudukan—yang berasal dari anggaran pusat, provinsi, dan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Dengan gencarnya pembangunan di berbagai bidang, Bupati Andi Asman optimistis bahwa hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan taraf hidup masyarakat Bone.
“Enam bulan ini kita telah bekerja keras menarik anggaran masuk. Fokus ke depan adalah memastikan semua proyek tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Berikut rincian alokasi anggaran dari sejumlah sektor strategis:
Infrastruktur Jalan (Dinas PU): Rp800,75 miliar, meliputi bantuan provinsi Rp50 miliar, jalan nasional Rp250 miliar, jalan provinsi Rp500 miliar, dan program Bola Soba’ Rp750 juta.
Pertanian (TPHP): Rp592,7 miliar, termasuk pengadaan benih, alsintan, irigasi, dan pengembangan perkebunan.
Transportasi: Rp790 miliar untuk pengembangan Bandara Arung Palakka (Rp290 miliar) dan pelabuhan Bone (Rp500 miliar).
Pengairan (PSDA): Rp775,8 miliar untuk pembangunan irigasi tambak dan proyek BBWS Pompengan Jeneberang.
Sosial: Rp729 miliar, termasuk pembangunan Sekolah Rakyat, PKH, BPNT, BPJS PBI-JK, dan bantuan sosial lainnya dari Kemensos.
Perikanan: Rp17,9 miliar untuk program pengembangan tambak, kapal nelayan, serta Kampung Nelayan Merah Putih.
Lingkungan Hidup: Rp1,49 miliar untuk sarana pengelolaan sampah seperti motor sampah, kontainer, serta bantuan CSR.
Pendidikan: Rp24,7 miliar melalui program revitalisasi SD dan SMP lewat Inpres Pendidikan.
Perumahan dan Pemukiman: Rp50,7 miliar untuk perbaikan rumah tidak layak huni dan pembebasan lahan bandara.
Kesehatan: Rp9,8 miliar untuk pengadaan alat kesehatan di puskesmas, termasuk unit dental.
Dengan terus bergeraknya roda pembangunan, Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen untuk melanjutkan tren positif ini demi menciptakan kemandirian dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)







