BONE,TRENDSULSEL–Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti warga Desa Binuang, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, pada Kamis (2/10/2025).
Setelah puluhan tahun dalam kondisi rusak berat, akhirnya jalan desa sepanjang 1,5 kilometer itu diaspal mulus dan diresmikan secara langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.
Pemerintah desa dan warga menyambut antusias kehadiran orang nomor satu di Bone itu.
Jalan yang baru dirampungkan ini menjadi bukti nyata betapa vitalnya peran infrastruktur dalam menunjang aktivitas warga desa.
Dalam agenda tersebut, hadir pula Dandim 1407 Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Kadis BMKCTR Bone H. Askar, Kadis Kominfo dan Persandian Bone Anwar, S.H., M.H., Direktur PDAM Bone Bachtiar Sairing, serta Forkopimcam Libureng bersama unsur Pemerintah Desa.
Bupati Andi Asman menyampaikan bahwa pembangunan jalan desa akan terus menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam rangka menunjang kelancaran perekonomian masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa sedikitnya 11 titik jalan dikerjakan lewat APBD pada tahun anggaran 2025.
“Salah satunya adalah jalan Desa Binuang sepanjang 1,5 kilometer. Kita harapkan seluruh wilayah Bone saling terhubung dengan baik, akses lebih mudah, dan roda ekonomi makin lancar,” ucap Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Bone menekankan bahwa pembangunan infrastruktur desa tak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan.
Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga jalan tersebut agar manfaatnya bisa bertahan lama.
“Jalan ini adalah hasil perjuangan bersama. Ayo kita pelihara, karena kalau infrastruktur baik, insyaallah taraf hidup warga juga meningkat,” ujar Andi Asman.
Peresmian jalan kali ini terasa begitu mengesankan karena hampir 30 tahun warga menantikan adanya perbaikan nyata.
Kepala Desa Binuang, Andi Alim, mengungkapkan rasa terima kasih dan kebahagiaan atas realisasi proyek tersebut. Ia menyebutkan bahwa terakhir kali jalan itu dikerjakan pada tahun 1995 saat Basri Pallaguna masih menjabat Gubernur Sulsel.
“Sudah sangat lama kami menunggu. Alhamdulillah, di era kepemimpinan Puang Asman, impian itu terwujud. Kami sangat berterima kasih karena suara masyarakat benar-benar didengar,” tutur Andi Alim.
Selama ini, jalan tersebut menjadi jalur utama bagi warga untuk beraktivitas setiap hari, termasuk mengangkut hasil pertanian mereka.(*)







