Tanam Serempak PM AAS Di Ajangale, Bupati Bone Ajak Petani Manfaatkan Teknologi Modern, Pendidikan Anak Jangan Terabaikan

Berita Utama688 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. memimpin Gerakan Tanam Serempak Pertanian Modern melalui program Modern Advance Agriculture System (PM AAS) di Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas pangan di Kabupaten Bone.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan Dr. Zainal Abidin, S.P., M.P., Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, Wakil Ketua DPRD Bone Muh. Asrullah, Wakapolres Bone, Danyon Brimob, anggota DPRD Bone Sulfiana dan Yuyun, Kepala BKPSDM Bone, Kasatpol PP Bone, Plt Kepala Dinas Pertanian Bone, Ketua KTNA Sulsel, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa PM AAS menghadirkan sistem budidaya berbasis teknologi modern, termasuk penerapan tanam rapat menggunakan alat tanam benih langsung (Atabela), yang dinilai lebih efisien dari sisi biaya dan mampu meningkatkan produktivitas.

Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati mengaku tetap menyempatkan hadir karena sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone.

“Pertanian adalah penopang utama ekonomi Bone. Saya selalu senang bertemu dengan para petani karena mereka adalah kekuatan utama daerah ini,” kata Andi Asman.

Ia berharap Bone mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

“Semoga Bone terus mampu mempertahankan predikatnya sebagai lumbung pangan ketiga terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menitipkan pesan kepada para petani agar tidak hanya fokus pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga mempersiapkan generasi penerus melalui pendidikan.

“Jangan hanya mengejar hasil panen yang tinggi. Yang tidak kalah penting adalah menyiapkan regenerasi. Mari sekolahkan anak-anak kita setinggi mungkin agar mereka kelak dapat membawa kesejahteraan bagi keluarga,” pesannya.

Sementara itu, Kepala BRMP Sulsel, Dr. Zainal Abidin, mengatakan program PM AAS merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional melalui penerapan teknologi modern.

“Sesuai instruksi Bapak Menteri Pertanian, target yang ingin dicapai minimal 10 ton per hektare. Kami berharap petani melaksanakan proses tanam dengan sebaik-baiknya agar target tersebut dapat terwujud,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan perluasan program PM AAS hingga tiga juta hektare pada tahun depan. Karena itu, pendampingan kepada petani akan terus dilakukan agar pelaksanaan program berjalan optimal.(**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *