BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bone Tahun 2026 di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Kamis (30/7/2026).
Pembukaan diklat dihadiri Wadanpom, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bone, serta para pelatih dan pembina Paskibraka.
Sebanyak 70 calon anggota Paskibraka yang berasal dari SMA, SMK, MAN, dan pondok pesantren di Kabupaten Bone mengikuti pelatihan tersebut. Mereka merupakan siswa-siswi terbaik yang berhasil lolos dari proses seleksi ketat yang diikuti sebanyak 443 peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Bone menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan tim seleksi yang telah bekerja keras hingga terlaksananya kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang telah melaksanakan proses seleksi dengan baik hingga hari ini kita dapat memulai pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka,” ujar Andi Asman Sulaiman.
Ia menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar latihan baris-berbaris, tetapi merupakan proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan yang membutuhkan pengorbanan serta komitmen tinggi.
“Saya percaya kegiatan ini penuh dengan pengorbanan. Di sinilah kalian ditempa menjadi pribadi yang disiplin dan berkarakter. Ini menjadi pondasi penting untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Bupati juga berpesan agar seluruh calon Paskibraka menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab sehingga pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berlangsung sempurna.
“Saya berharap amanah sebagai pengibar bendera dapat dijalankan secara sempurna dan paripurna. Dibutuhkan konsentrasi penuh karena tugas mengibarkan Sang Merah Putih bukanlah permainan, melainkan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa sekaligus melanjutkan cita-cita bangsa Indonesia,” tegasnya.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan kesempatan emas yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, para peserta harus bersyukur dan memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya.
“Kalian adalah siswa-siswi terpilih yang mendapat kehormatan menjadi delegasi Kabupaten Bone untuk mengibarkan Bendera Pusaka. Tidak semua orang memiliki kesempatan berada dalam barisan Paskibraka. Jalankan tugas ini dengan bangga, seolah-olah kalian sedang bertugas di Istana Negara,” pesan Bupati.
Pendidikan dan pelatihan ini akan menjadi bekal bagi seluruh calon Paskibraka sebelum bertugas sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bone Tahun 2026.






