BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman melakukan peninjauan langsung terhadap pekerjaan proyek drainase di Desa Malindrung, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Kamis (18/9) sekitar pukul 10.00 Wita. Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kualitas pembangunan infrastruktur di daerahnya sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone menegaskan pentingnya pengawasan terhadap seluruh proyek pembangunan, tidak hanya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten (APBD II), tetapi juga dari berbagai sumber anggaran lainnya, seperti APBD Provinsi, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa, maupun bantuan dari pusat.
“Semua anggaran yang masuk ke Kabupaten Bone, dari mana pun sumbernya, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk diawasi dan dipastikan penggunaannya tepat sasaran. Sebagai Bupati, saya memiliki kewajiban untuk mengontrol langsung pekerjaan yang menggunakan dana publik ini,” tegas Andi Asman Sulaiman di lokasi proyek.
Bupati Bone juga menyoroti pentingnya kualitas pekerjaan infrastruktur agar manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang oleh masyarakat. Ia menekankan kepada pelaksana proyek untuk tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga menjaga kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.
“Kita tidak ingin pekerjaan dilakukan asal jadi. Harus sesuai dengan standar teknis, karena ini menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan kelangsungan fasilitas umum yang digunakan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut berdialog dengan masyarakat sekitar serta kontraktor pelaksana untuk mengetahui secara langsung progres dan kendala yang dihadapi di lapangan. Ia juga meminta agar setiap perkembangan pekerjaan dilaporkan secara berkala kepada pemerintah daerah.
Peninjauan ini sekaligus menjadi pesan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan di Kabupaten Bone agar bekerja secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
“Pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran atau penyimpangan dalam pelaksanaan proyek. Semua pihak harus memahami bahwa ini adalah uang rakyat, dan harus digunakan sebaik-baiknya,” pungkasnya.







