Diduga Terlibat Sengketa Lahan, Empat Warga Datangi Pasar Taretta dengan Parang

Hukum & Kriminal188 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Suasana di Pasar Taretta, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, mendadak mencekam pada Senin (29/9/2025), setelah seorang pria bernama Alimuddin bersama tiga anaknya datang sambil membawa senjata tajam berupa parang.

Peristiwa itu dipicu oleh dugaan sengketa lahan di ujung area pasar, yang diklaim Alimuddin sebagai milik pribadi. Menurut keterangan Ahmad (35), salah seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian, Alimuddin terlihat emosi dan mengusir sejumlah pedagang dari lokasi tersebut.

“Tiba-tiba datang marah-marah dan suruh penjual pindah. Katanya itu tanah dia,” ungkap Ahmad.

Kehadiran Alimuddin dan anak-anaknya membuat pengunjung pasar panik, bahkan beberapa orang berteriak ketakutan. Ketegangan semakin memuncak saat Kamire, warga yang juga mengaku sebagai pemilik lahan mencoba memberikan klarifikasi, namun justru mendapat respons agresif.

Alih-alih menerima penjelasan, Alimuddin malah menodongkan parang ke arah Kamire dan mengancam warga lain yang berusaha menenangkan situasi.

Tak hanya itu, ia juga sempat melemparkan campuran sabun deterjen dan pecahan kaca ke arah kerumunan warga.

“Sudah tiga kali dia datang ribut di pasar, tapi baru kali ini bawa parang dan mengancam orang,” tambah Ahmad.

Kapolsek Amali, Iptu Hasanuddin, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa meskipun sempat menimbulkan kepanikan, kondisi berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian.

“Tidak sampai terjadi kerusuhan, namun benar pelaku datang membawa parang. Kami langsung amankan. Ada empat orang yang kami amankan, yakni Alimuddin dan anak-anaknya,” ujar Kapolsek.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi itu diduga dipicu oleh sengketa kepemilikan tanah yang mencakup sebagian area pasar dan lahan parkir. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak Polsek Amali.

“Saat ini masih kami dalami dan mintai keterangan dari para pihak yang terlibat,” tutup Hasanuddin.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *