Dorong Peningkatan SDM Bagi ASN, Wabup Andi Akmal Buka Pelatihan Public Speaking bagi Lurah se-Kabupaten Bone

Berita Utama81 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka Pelatihan Public Speaking bagi Lurah se-Kabupaten Bone, di Helios Hotel, Jalan Langsat, Senin (10/11/2025).

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan.

Pelatihan ini diikuti oleh 40 lurah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bone dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 November 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris BKPSDM Bone A. Tenriawaru, S.Pt., M.Si., serta Widyaiswara dari BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan.

Sekretaris BKPSDM Bone, A. Tenriawaru, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program rutin peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang dilaksanakan oleh BKPSDM Bone setiap tahun.
“Pelatihan public speaking ini sangat penting bagi ASN, karena kemampuan berkomunikasi akan mempengaruhi kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi,” ujarnya.

Menurutnya, tidak sedikit ASN yang memiliki wawasan luas namun kurang mampu menyampaikan ide dan gagasan secara efektif.
“Kadang ada yang pintar tapi tidak bisa mentransfer ilmunya, bahkan ada yang gemetar saat tampil di depan publik. Dengan pelatihan ini, kami harap ASN semakin percaya diri, mampu berkolaborasi, dan bekerja profesional serta berkompeten,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin dalam arahannya menegaskan pentingnya kemampuan komunikasi bagi aparat pemerintahan, khususnya para lurah sebagai garda terdepan pelayanan publik.

“Pemerintah dan pemimpin adalah tentang berbicara. Berbicara itu ada seninya, agar pesan bisa tersampaikan dengan baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perubahan zaman menuntut aparatur untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi.
“Forum seperti ini sangat penting. Kita fokus pada pengembangan SDM agar adaptif terhadap perubahan. Eksekutif itu pekerjaannya lebih kompleks karena kita adalah pelaksana kebijakan,” ujarnya.

Wabup juga menyoroti pentingnya komunikasi efektif dalam menjaga stabilitas dan menyampaikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

“Kadang kebijakan sudah baik, tapi pesan tidak tersampaikan dengan benar, sehingga bisa menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Karena itu, lurah harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mendorong lurah untuk aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi positif dan program pemerintah.

“Gunakan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan baik dan kerja-kerja besar pemerintah. Sebagai pemimpin, kita juga harus banyak mendengar masalah dan harapan masyarakat agar Bone bisa menjadi lebih baik,” pungkasnya.(al)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *