Dukung Peningkatan Produksi Serta Pengendalian Inflasi Daerah, Pemkab Bone Launching Gerakan Tanam Cabai Serentak di 27 Kecamatan

Berita Utama154 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. bersama Ketua TP PKK Bone Hj. Maryam A. Asman resmi melaunching Gerakan Tanam Cabai 2025 yang digelar serentak di 27 kecamatan se-Kabupaten Bone. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Bone tersebut dipusatkan di Rumah Jabatan Bupati Bone, Rabu (10/12/2025).

Hadir mendampingi, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. bersama Wakil Ketua TP PKK Bone Hj. Maya Damayanti A. Akmal, Pj Sekda Bone A. Saharuddin serta unsur Forkopimda dan penyuluh pertanian dari 3 Kecamatan Kota.

Dalam sambutannya, Bupati Bone menyampaikan bahwa gerakan tanam cabai bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi telah memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat. Ia mencontohkan keberhasilan program tanam cabai di Kecamatan Barebbo pada masa ia menjabat camat.

“Dulu gerakan tanam cabai ini mampu membantu masyarakat Barebbo melunasi PBB. Target Rp760 juta bisa dicapai karena warga memanfaatkan hasil panen cabai,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa penggunaan polibag menjadi alternatif bagi masyarakat yang tidak memiliki lahan tanam luas, sehingga gerakan ini dapat diikuti oleh semua kalangan.

Bupati juga menilai permintaan cabai terus meningkat, termasuk melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga gerakan tanam cabai harus kembali digelorakan guna menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Yang terpenting hari ini kita melaunching gerakan tanam cabai serentak di seluruh Bone. Saya meminta gerakan ini terus diperkuat untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan atas pelaksanaan program tersebut.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Pertanian Bone, Nurdin, dalam laporannya menyampaikan bahwa gerakan tanam cabai ini merupakan upaya mendukung peningkatan produksi serta pengendalian inflasi daerah. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperluas areal tanam, menjaga stabilitas pasokan, dan meningkatkan partisipasi petani dalam menanam cabai.

“Saat ini luas pertanaman cabai mencapai 144 hektare dengan produksi tahun 2025 sebanyak 1.643 ton cabai, Sementara sebanyak 2542 ton cabai besar. Kami berharap luasan dan produksinya terus meningkat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa gerakan tanam cabai dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan dan melibatkan Forkopincam serta tenaga penyuluh pertanian. Pada kesempatan itu, Nurdin juga melaporkan donasi Dinas Pertanian Bone sebesar Rp30 juta untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra.(al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *