Komitmen Dukung Program Kampung Iklim, Bupati Bone Diganjar Penghargaan Proklim 2025

Bupati Bone116 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Pemerintah Kabupaten Bone kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Bupati Bone, H. A. Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bakal hadir langsung di Jakarta untuk menerima Apresiasi Pembina Program Kampung Iklim (Proklim) Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan ini diserahkan dalam Penyerahan Penghargaan Proklim Tahun 2025 yang berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.

Penghargaan tersebut menempatkan Bupati Bone sebagai salah satu dari 25 Kepala Daerah se-Indonesia terdiri atas 9 wali kota dan 12 bupati yang diapresiasi karena komitmennya dalam mendukung kebijakan dan pembinaan Program Kampung Iklim. KLHK menilai Pemerintah Kabupaten Bone berhasil menjalankan pendampingan Proklim secara konsisten sebagai kontribusi nyata dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Penghargaan ini semakin menegaskan posisi Kabupaten Bone sebagai daerah yang serius dan berkelanjutan dalam mengarusutamakan isu lingkungan. Rekam jejak Bone dalam Proklim tidak hanya kuat di tingkat regional, tetapi juga pernah menjadi sorotan nasional hingga internasional.

1. Desa Poleonro, Ikon Proklim Indonesia Timur

Desa Poleonro di Kecamatan Lamuru telah lama menjadi kebanggaan Bone sebagai pilot project Proklim yang sukses menginspirasi banyak daerah. Desa ini pernah meraih Tropi Proklim Lestari, penghargaan tertinggi dalam Proklim, dan menjadikannya satu-satunya desa di Sulawesi Selatan yang menyabet kategori bergengsi tersebut pada tahun 2020. Capaian tersebut terus berulang pada tahun-tahun berikutnya, memperkuat reputasinya sebagai kiblat Proklim di Indonesia Timur.

2. Inovasi Adaptasi & Mitigasi di Tingkat Tapak

Keberhasilan Proklim di Bone bukan sebatas penghargaan, tetapi terlihat jelas dari aksi nyata masyarakat. Di Poleonro dan desa Proklim lainnya, masyarakat telah mengembangkan:

Baca Juga :  Bupati Bone Terima Kunjungan Silaturahmi Bupati Kutai Kartanegara

Pemanfaatan energi terbarukan seperti tenaga surya.

Pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat.

Penghijauan daerah kering untuk memperkuat resapan air dan ketahanan lingkungan.

Upaya ini menjadikan Bone sebagai salah satu daerah yang mampu menerjemahkan regulasi Proklim menjadi kegiatan konkret dan berkelanjutan.

3. Prestasi Konsisten Sebagai Pembina Proklim

Bone tercatat meraih Penghargaan Pembina Proklim secara konsisten, termasuk pada tahun 2023, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membina dan memperluas kampung-kampung iklim. Konsistensi ini menjadi indikator bahwa Bone bukan sekadar berprestasi, tetapi juga berkomitmen jangka panjang terhadap lingkungan.

Apresiasi yang kembali diterima pada 2025 menjadi cerminan dari visi hijau Bupati Asman Sulaiman. Melalui kebijakan dan pembinaan berkelanjutan, ia mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kepemimpinan daerah memegang peranan penting dalam mengimplementasikan Permen LH tentang Proklim, khususnya dalam penguatan desa-desa berketahanan iklim.

Diharapkan, penghargaan nasional ini dapat menjadi energi baru bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Bone untuk terus meningkatkan praktik adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas lokal menjadi fondasi penting dalam perjalanan Bone menuju masa depan lingkungan yang lestari.

Dengan dukungan dan pembinaan yang terus berlanjut, Kabupaten Bone siap menghadapi tantangan perubahan iklim dan melangkah menuju pembangunan yang hijau dan berkelanjutan demi generasi mendatang. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *