BONE,TRENDSULSEL–Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos, MM. memantau harga komoditas Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di Pasar Sentral Tradisional Bajoe Selasa (25/3/2025).
Ada yang menarik pada kunjungan orang nomor satu di bumi arung palakka itu. satu persatu pedagang disapanya penuh kehangatan. tak ada sekat pemimpin dengan warganya.
Turut hadir Pj. Sekda Bone selaku Ketua Tim Inflasi Daerah, Dandim 1407/Bone, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam pemantauan Bupati Andi Asman mengecek harga bahan pokok serta menanyakan langsung kepada pedagang mengenai asal komoditas yang mereka jual. Dari hasil tinjauan, diketahui bahwa bawang merah yang dijual di Pasar Bajoe berasal dari Bantaeng dan Enrekang, sementara wortel dan kol juga didatangkan dari luar daerah.
Menanggapi kondisi ini, Bupati segera menginstruksikan Bidang Hortikultura untuk meningkatkan produksi komoditas lokal.
“Segera lakukan cluster wilayah yang bisa menjadi pusat pengembangan budidaya bawang dan sayuran. Kita ingin, komoditas yang tersedia di pasar tradisional ini berasal dari daerah sendiri, termasuk telur dan bahan pokok lainnya,” tegas Bupati.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mengurangi ketergantungan pada pasokan luar serta mendorong pertumbuhan ekonomi petani dan peternak lokal. Dengan intervensi yang tepat, diharapkan produksi komoditas hortikultura Bone dapat meningkat sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar daerah sendiri.(*)









