Peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 H, Bupati Bone : Momentum Tingkatkan Keimanan

Berita Utama160 Dilihat

 

BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menghadiri peringatan malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Agung Al Markaz Al Ma’Arif pada Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mempedomani Al-Qur’an untuk Bone yang Lebih Baik demi Kemuliaan Dunia dan Akhirat.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut PLT. Kepala Kantor Kementerian Agama Bone H. Muhammad Subhan, Dandim 1407 Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Ketua MUI Bone, para kepala perangkat daerah, camat, serta masyarakat Kabupaten Bone.

Dalam sambutannya, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan bahwa malam ke-17 Ramadhan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan melalui doa dan zikir, serta memperkuat komitmen menjalankan ibadah puasa selama 30 hari secara paripurna.

Ia berharap umat Muslim dapat meraih keberkahan dari ibadah yang dijalankan sepanjang Ramadhan. Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah bersama masyarakat untuk mewujudkan kemajuan daerah yang selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an.

Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan di Kabupaten Bone. Salah satunya adalah perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 329 kilometer yang dikerjakan melalui dukungan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

“Perbaikan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Bone yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa situasi keamanan di Bone selama bulan Ramadhan tetap kondusif berkat dukungan program dan kerja sama TNI dan Polri sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

Di bidang ekonomi, Kabupaten Bone juga mencatat pertumbuhan sebesar 6,3 persen yang sebagian besar ditopang sektor pertanian. Capaian tersebut, menurut Bupati, tidak terlepas dari perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian.

Ia juga menyampaikan rencana menghadirkan pesantren terbesar di Bone yang telah mendapatkan perhatian dari Kementerian Agama dan diharapkan dapat segera terwujud.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyinggung kondisi keuangan daerah yang masih memiliki warisan utang sekitar Rp300 miliar. Namun, pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikannya secara bertahap tanpa mengorbankan hak-hak masyarakat.

“Kami bekerja dengan ikhlas dan berharap doa dari seluruh masyarakat agar Bone mendapatkan keberkahan dan dukungan dari pemerintah pusat sehingga cita-cita membangun Bone yang lebih baik dengan pedoman Al-Qur’an dapat terwujud,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Bone menyerahkan Al’Qur’an kepada pengurus masjid.(Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *