BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., memimpin apel pagi yang diikuti para camat dan lurah wilayah perkotaan di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (26/1/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri camat dan lurah dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, dan Tanete Riattang Timur.

Bupati Bone menyampaikan apresiasi atas kinerja para camat dan lurah yang telah berkontribusi dalam percepatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa memasuki tahun 2026, aparatur wilayah dituntut bekerja lebih siap, terukur, dan progresif.
“Saya mengapresiasi upaya camat dan lurah dalam mendukung percepatan PBB tahun 2025. Ke depan, khususnya 2026, saya minta lebih serius dan bertanggung jawab. Target bukan hanya tercapai, tetapi dipercepat. Bahkan, bagi yang mampu melunasi PBB sebelum Hari Jadi Bone, akan kami pertimbangkan untuk promosi jabatan,” tegas Andi Asman.
Selain soal PBB, Bupati juga menyoroti kesiapan jajaran kecamatan dan kelurahan dalam menyukseskan kembali pelaksanaan Lomba Lorong Bugis.
Menurutnya, penilaian lomba tidak semata-mata berfokus pada pembangunan fisik, melainkan pada peran aktif masyarakat dan kemampuan pemerintah wilayah dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.
“Lomba Lorong Bugis bukan sekadar membangun fisik. Yang dinilai adalah partisipasi masyarakat, kekompakan, serta bagaimana camat dan lurah mampu menangani persoalan kebersihan, ketertiban, dan masalah sosial di wilayahnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Bone menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur, penguatan koordinasi lintas wilayah, serta peningkatan mutu pelayanan publik, terutama di kawasan perkotaan yang menjadi wajah daerah.
Ia juga mengingatkan para camat dan lurah agar lebih peka dan responsif terhadap persoalan masyarakat, mulai dari kebersihan lingkungan, ketertiban umum, hingga pelayanan administrasi yang cepat, tepat, dan transparan.
“Saya tidak ingin ada camat atau lurah yang bekerja setengah-setengah. Kalau tidak siap melayani masyarakat dengan maksimal, silakan mundur. Kalau perlu, berkantorlah di tengah masyarakat, bukan bersantai di warung kopi saat jam kerja,” tegasnya.
Menurutnya, camat dan lurah merupakan ujung tombak pemerintahan daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran bekerja penuh tanggung jawab, solid, serta mengedepankan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kepentingan warga.
Apel pagi tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Plt Asisten III Setda Bone, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala BKPSDM, Kepala Bapenda, Kepala Satpol PP, Kepala BPBD, Direktur PDAM Bone, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bone.(*)







