BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meresmikan Masjid Al’ Wasilah Pesantren DDI Cege sekaligus menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Desa Cege, Kecamatan Mare, Selasa (27/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bone menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp20 juta untuk penyelesaian plafon masjid yang baru diresmikan. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sarana ibadah dan pendidikan keagamaan di wilayah pedesaan.
Camat Mare, A. Yuliana, S.P., dalam sambutannya penerimaannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Bone di Desa Cege. Ia mengatakan masyarakat Mare sangat menantikan kunjungan orang nomor satu di Kabupaten Bone tersebut.
“Kecamatan Mare terdiri dari satu kelurahan dan 17 desa, dan hari ini seluruhnya hadir. Desa Cege sendiri merupakan wilayah strategis yang menghubungkan enam desa lain. Alhamdulillah, di desa ini zero stunting dan hanya tiga warga miskin ekstrem. Di tingkat kecamatan tersisa 16, dan kami terus bergerak menuju nol stunting,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) hampir rampung pembangunannya berjalan sekitar 90 persen, serta enam desa di Mare telah merampungkan pembangunan Koperasi Merah Putih.

Sementara itu, Bupati Bone mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas rampungnya pembangunan masjid yang menjadi pusat kegiatan keagamaan.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersyukur atas peresmian masjid ini. Saya secara pribadi membantu Rp20 juta untuk penyelesaian plafon masjid. Semoga membawa berkah bagi kita semua,” ujar Andi Asman Sulaiman.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus pondok pesantren dan seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik secara tenaga, pikiran, maupun materi, dalam pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Saya menginstruksikan kepada camat agar terus memberi perhatian kepada pondok pesantren. Dari sinilah lahir generasi yang berakhlak, tertib, dan religius. Kita tidak hanya ingin panen padi, tetapi juga memanen sumber daya manusia yang berakhlak mulia,” tegasnya.
Menurut Bupati, keberadaan pesantren dan masjid memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat serta mendukung terwujudnya Bone sebagai daerah yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.
“Melalui masjid ini, kita berharap lahir kegiatan-kegiatan positif dan produktif bagi masyarakat Desa Cege khususnya, serta Kecamatan Mare pada umumnya,” pungkasnya.(al)







