MAKASSAR,TRENDSULSEL–Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM., menghadiri peluncuran pesawat amphibi (sea plane) dan groundbreaking pembangunan water aerodrome yang dilaksanakan oleh Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwadhadhi. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, serta Forkopimda Sulawesi Selatan dan kepala daerah se-Sulawesi Selatan. Acara berlangsung di Kawasan CPI, Kota Makassar, Senin (11/8).
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Andi Erwin Terwo, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya strategis Sulsel dalam menghubungkan destinasi wisata serta menyediakan moda transportasi yang efisien untuk daerah terpencil dan kepulauan. “Kegiatan ini bertujuan meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta menghadirkan layanan transportasi yang terintegrasi,” katanya.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyebutkan studi pengembangan water aerodrome untuk mendukung konektivitas ke destinasi wisata seperti Takabonerate, Labuan Bajo, Danau Tempe, dan Matano. “Kami juga mengupayakan satu kartu yang mengintegrasikan seluruh moda transportasi udara, darat, dan laut di Sulsel,” jelas Gubernur.
Selain itu kata dia, moda transportasi ini bisa menjawab keresahan masyarakat dipesisir kepulauan yang saat ini mengalami kesulitan transportasi untuk pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwadhadhi, menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan dengan garis pantai yang panjang menghadapi tantangan besar dalam layanan publik antar wilayah. “Sea plane menjadi solusi strategis untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses, termasuk dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Menteri Dudy juga memuji inisiatif Sulsel sebagai provinsi pertama di Indonesia yang membangun water aerodrome.
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Bone menyampaikan apresiasi atas program pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang menghadirkan dua inovasi penting bagi Kabupaten Bone, yakni pengoperasian pesawat ATR yang menghubungkan Bandara Arung Palakka ke Kendari dan Makassar, serta pembebasan lahan di Bandara Arung Palakka guna mendukung kedatangan pesawat besar seperti Boeing dan Airbus. “Ini sejalan dengan arahan Bupati Bone untuk mempercepat pembangunan dan konektivitas di daerah kami, baik melalui transportasi udara, darat, maupun pelabuhan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Sekda Provinsi Sulsel, Fajri Jufri, dengan perusahaan ATR Play Jaya dan Transwijaya. MoU ini terkait pengoperasian penerbangan rute Makassar-Selayar dan Bone-Kendari.
Kegiatan peluncuran pesawat amphibi dan groundbreaking water aerodrome ini menjadi tonggak baru dalam sejarah transportasi di Sulawesi Selatan, diharapkan dapat mempercepat konektivitas, mendukung pengembangan pariwisata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.(al87)







