Mahasiswa KKN Unhas Ciptakan Alat Penabur Pupuk Sederhana untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Tanakaraeng, Gowa
Daftar Isi
Trend, Gowa - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 113 Universitas Hasanuddin Makassar berinisiatif menciptakan alat penabur pupuk sederhana untuk membantu para petani di Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Desa ini dikenal sebagai daerah dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani.
Program kerja ini dilatarbelakangi oleh pentingnya teknologi tepat guna dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian. Alat penabur pupuk sederhana dirancang untuk memudahkan petani dalam proses penaburan pupuk, sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
"Kita (Mahasiswa KKN-T Gel. 113 Universitas Hasanuddin Makassar) sengaja menerapkan konsep pelaksanaan proker dengan metode demikian, Tujuannya, agar pembuatan Alat penabur pupuk sederhana ini dapat terus dilakukan meskipun pengabdian kami sudah selesai," ujar Muhammad Yusran Suroto, mahasiswa KKNT Desa Tanakaraeng.
H. Sampara, Kepala Desa Tanakaraeng, menyambut baik program ini dan berharap alat penabur pupuk sederhana ini dapat terus dikembangkan.
"Inikan adik-adik dari Unhas istilahnya baru memperkenalkan pembuatan Alat penabur pupuk sederhana, nanti kita masyarakat Desa Tanakaraeng khususnya kelompok tani bisa kembangkan kembali," ujarnya.
Program kerja dari mahasiswa KKN ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan solusi yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Diharapkan, alat penabur pupuk sederhana ini dapat membantu para petani di Desa Tanakaraeng meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.