Penghijauan Lapangan oleh KKN 113 Universitas Hasanuddin di Desa Tana Karaeng Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa

Daftar Isi



Trend, Gowa- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 113 Universitas Hasanuddin (Unhas) telah melakukan kegiatan Penghijauan Lapangan di Desa Tana Karaeng, Kec. Manuju, Kab. Gowa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja dan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan keindahan dan produktivitas di desa serta meningkatkan kesadaraan masyarakat tentang pentingnya pohon serta lingkungan yang hijau.

Penghijauan Lapangan yang dilaksanakan pada 15 Januari 2025 ini melibatkan Pak Camat Manuju, Danpos Manuju, Kapolsek Manuju, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Tana Karaeng, Kepala-Kepala Dusun Tana Karaeng, Siswa-siswa SMP 5 Manuju, Yayasan Pesantren Yuhana Four Dalle, MTs dan MA Uminda, serta warga desa lainnya yang menyempatkan diri untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Persiapan dilakukan selama 4 hari berturut-turut untuk menyiapkan jarak tanam, pengambilan bibit pohon, pemasangan patok, penggalian lubang tanam serta pemberian pupuk sebelum penanaman pohon.

Selain menanam pohon bersama, para mahasiswa juga memberikan sosialisasi berupa pemberian brosur Pola Jarak Tanam Pohon. Brosur ini bertujuan untuk memastikan para siswa yang turut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan dapat memahami langkah-langkah teknis penentuan jarak tanam, seperti pengukuran lahan, pemilihan jarak ideal antar tanaman, dan teknik penanaman yang benar. Terdapat 5 jenis tanaman dalam penghijauan ini, yaitu bitti, ketapang kencana, mahoni, jati, serta pucuk merah.

Anggota kelompok KKN 113, Fara Fatya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respon terhadap adanya lahan kosong sekitar lapangan desa serta permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Tana Kareng, khususnya terkait kurangnya pemahaman terkait pola jarak tanam pohon yang teratur sehingga mengakibatkan rendahnya tingkat produktivitas hasil hutan kayu maupun hasil hutan bukan kayu. “Kami berharap melalui penghijauan lapangan ini, masyarakat bisa lebih memahami pentingnya teknik pola tanam yang benar sehingga produktivitas hasil hutan kayu maupun hasil hutan bukan kayu dapat meningkat, lapangan desa dapat ternaungi, serta memberikan kesadaran kepada masyarakat mengenai pentingnya lingkungan hijau” ujarnya.

Kepala Desa Tana Karaeng, H Sampara S.IP, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan penghijauan lapangan ini. “Program kerja ini sangat luar biasa. Lapangan Desa dapat ternaungi dan pohon yang nantinya dapat dimanfaatkan kayunya. Mungkin manfaatnya tidak langsung dapat dirasakan saat ini akan tetapi dimasa mendatang anak cucu kita akan merasakan dampaknya,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Tana Karaeng dapat menjadi salah satu desa percontohan dalam penerapan pola tanam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta dapat menjadi manfaat bagi masyarakat desa.

Artikel ini telah dibaca sebanyak kali