KKN Unhas Buat Peta Administrasi Desa Tanakaraeng, Gowa, untuk Optimalkan Pengelolaan Wilayah

Terbaru346 Dilihat

Trend, Gowa– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 113 Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalankan program inovatif di Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Mereka membuat Peta Administrasi Desa untuk membantu pengelolaan wilayah dan perencanaan pembangunan di desa tersebut.
 
Program ini berawal dari saran Staff Desa Tanakaraeng yang menginginkan adanya peta administrasi desa untuk membantu dalam pengelolaan wilayah dan perencanaan pembangunan. Dengan adanya peta ini, diharapkan masyarakat dan pemerintah desa dapat lebih mudah dalam merancang strategi pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
“Program ini bertujuan untuk memberikan gambaran wilayah secara lebih terstruktur dan mendukung optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam serta fasilitas umum di desa,” ujar Dean Alexandre Sampe Upa, penanggung jawab program kerja.
 
Tahapan pelaksanaan program ini diawali dengan pengumpulan data mengenai luas wilayah, batas desa, batas dusun, serta berbagai fasilitas umum yang terdapat di Desa Tanakaraeng. Survei lapangan dilakukan untuk memperoleh informasi lebih detail mengenai kondisi fisik desa, seperti jaringan jalan, bangunan, serta infrastruktur lainnya. Selanjutnya, dilakukan pengukuran batas wilayah secara akurat dengan memanfaatkan teknologi GPS dan metode survei. Proses ini juga melibatkan koordinasi dengan perangkat desa untuk memastikan bahwa data yang diperoleh sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
 
Setelah data dikumpulkan dan dianalisis, tahap berikutnya adalah pembuatan peta administrasi berdasarkan informasi yang telah diperoleh. Peta yang telah dibuat kemudian diverifikasi dan divalidasi guna memastikan keakuratan serta kesesuaiannya dengan kondisi di lapangan. Setelah melalui proses validasi, peta administrasi diajukan kepada pihak terkait untuk mendapatkan persetujuan resmi sebelum akhirnya dipublikasikan.
 
Sebagai hasil akhir dari program ini, telah dibuat peta administrasi desa dalam format cetak ukuran A0, yang kemudian dipajang di kantor desa sebagai referensi utama dalam pengelolaan wilayah. Dengan adanya peta ini, masyarakat dan pemerintah desa dapat lebih mudah dalam memahami struktur wilayah serta mengoptimalkan penggunaan fasilitas umum.
 
“Kami berharap peta ini dapat membantu masyarakat dalam berbagai aspek, terutama dalam pengelolaan wilayah dan pengambilan keputusan terkait pembangunan desa,” ujar Dean Alexandre.
 
Program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T Unhas dalam mendukung pengelolaan desa berbasis data yang akurat dan berkelanjutan. Ke depannya, diharapkan program ini dapat dikembangkan lebih lanjut agar semakin bermanfaat bagi masyarakat Desa Tanakaraeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *