BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam A. Asman, membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bone Tahun 2027.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Penandatanganan Serentak Perjanjian Kinerja Tahun 2026 yang berlangsung di Baruga Lateya Ri Duni, Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (12/1/2026).
Forum ini turut dihadiri Kapolres Bone AKBP Sugeng Setyo Budi, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Pj Sekretaris Daerah Bone Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.Si., unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bone menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi ruang kolaborasi seluruh elemen dalam merumuskan arah pembangunan daerah.
“Hari ini bukan hanya kegiatan rutin tahunan, tetapi kami mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi. Kami membuka wadah konsultasi Forkopimda melalui pojok kolaborasi di sekitar lapangan tenis, dengan suasana santai namun membahas hal-hal penting untuk Bone,” ujar Bupati.
Menurutnya, pendekatan baru tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya ide dan gagasan strategis demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Bone yang lebih baik. Dengan suasana yang lebih hangat dan interaktif, komunikasi antar pemangku kepentingan dinilai menjadi lebih efektif.
“Dengan secangkir kopi, kita bisa menyelesaikan hal-hal yang urgen. Interaksi lebih mudah dan ide-ide segar bisa lahir untuk membawa Bone ke arah yang lebih baik,” lanjutnya.
Bupati Bone juga menyampaikan bahwa forum resmi akan dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan, sementara pertemuan nonformal dapat dilakukan sewaktu-waktu guna memperkuat sinergi.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026. Bupati menegaskan bahwa kinerja perangkat daerah ke depan akan dievaluasi secara ketat dan berbasis hasil.
“Pra bulan enam, kami akan mengundang tim independen untuk melakukan penilaian. Yang terpenting, penyelenggaraan OPD harus berbasis hasil. Pola lama yang hanya menghabiskan waktu dan anggaran harus ditinggalkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, dirinya bersama Wakil Bupati Bone akan terus melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja OPD dan meminta seluruh jajaran bekerja secara maksimal demi pelayanan dan pembangunan daerah yang lebih optimal.(al)







