Panen Raya Padi Di Dua Boccoe, Bupati Bone Targetkan Produksi Padi Naik, Bidik Peringkat Tiga Nasional

Berita Utama609 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menargetkan Kabupaten Bone mampu menembus peringkat tiga besar sebagai daerah penghasil beras terbanyak secara nasional. Target tersebut disampaikan saat memimpin Panen Raya Padi Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan di lokasi Brigade Pangan Marennu, Desa Solo, Kecamatan Dua Boccoe, Senin (12/1/2026).

Bupati Bone mengatakan panen raya yang dilaksanakan merupakan bagian dari program optimalisasi lahan rawa di wilayah utara Kabupaten Bone. Kegiatan tersebut didukung penggunaan alat pertanian modern seperti combine harvester dengan dukungan anggaran besar dari Kementerian Pertanian.

“Kita wajib bersyukur dan berterima kasih atas bantuan pemerintah pusat. Dengan anggaran yang tidak sedikit ini, sudah menjadi kewajiban kita untuk meningkatkan produksi,” kata Andi Asman Sulaiman.

Ia menjelaskan, program panen dilakukan hingga tiga kali dalam setahun dengan pendampingan intensif dari penyuluh pertanian, termasuk pelibatan petani milenial sebagai bagian dari program pemerintah pusat. Menurutnya, seluruh bantuan yang diberikan harus berbanding lurus dengan peningkatan hasil produksi.

Bupati juga mengapresiasi Dinas Pertanian Kabupaten Bone yang mendorong sistem tanam cepat, di mana setelah panen langsung dilakukan penanaman kembali dengan memanfaatkan alat pertanian bantuan pusat.

“Saya minta tanam kedua sudah dimulai paling lambat awal Februari. Saat ini posisi Bone masih di peringkat lima nasional. Kita dorong naik minimal peringkat tiga, bahkan kalau bisa peringkat dua,” tegasnya.

Selain pendampingan penyuluh, kegiatan pertanian di Bone juga mendapat dukungan pengawalan dari TNI dan Polri. Bupati mengingatkan agar bantuan yang besar tersebut tidak justru membuat posisi Bone menurun dalam produksi padi nasional.

Ia juga menyinggung Kecamatan Dua Boccoe yang selama ini dikenal rawan banjir. Namun, melalui program optimalisasi lahan dari Kementerian Pertanian dengan anggaran ratusan miliar rupiah, Bupati menegaskan tidak ada alasan untuk tidak meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kalau perlu, buat lomba tanam antar kecamatan dengan hadiah. Yang penting semangat petani terus terjaga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bone menegaskan komitmen seluruh anggota Brigade Pangan untuk terus aktif di lapangan. Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas perhatian besar Menteri Pertanian yang merupakan putra daerah Bone.

Menutup sambutannya, Andi Asman Sulaiman menegaskan Kabupaten Bone merupakan lumbung pangan Sulawesi Selatan. Ia berharap kemandirian beras dapat terwujud dan tidak ada lagi keluarga kurang mampu yang kesulitan pangan di daerah tersebut.“Kita harus wujudkan Bone mandiri beras,” pungkasnya.(al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *