Bupati Bone Salurkan 720 Paket Bantuan untuk Perempuan Kepala Keluarga, Lansia, dan Penyandang Disabilitas

Berita Utama449 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyalurkan bantuan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui Program Layanan Rujukan bagi Keluarga dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak, Kamis (11/6/2026).

Penyaluran bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang. Program ini menyasar kelompok rentan, meliputi perempuan kepala keluarga, penyandang disabilitas, keluarga dengan anak stunting, serta lanjut usia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bone, Hasnawati Ramli, S.Sos., M.Si., mengatakan penerima bantuan merupakan warga yang masuk kategori Desil I dan Desil II berdasarkan data kesejahteraan sosial.

“Bantuan ini disalurkan di 10 kecamatan yang tersebar pada 24 titik penyaluran. Total bantuan yang diberikan sebanyak 720 paket, dengan alokasi 20 paket pada setiap titik,” ujarnya.

Menurut Hasnawati, program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam memberikan perlindungan sosial sekaligus memperkuat ketahanan keluarga bagi kelompok masyarakat rentan.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan bantuan yang diberikan merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan ekstrem, mencegah stunting, dan membantu masyarakat lanjut usia memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Bantuan ini merupakan upaya pemerintah untuk meminimalisir keluarga miskin ekstrem, mencegah stunting, dan membantu masyarakat lansia agar dapat memenuhi kebutuhan dasarnya,” kata Andi Asman Sulaiman.

Ia menegaskan seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi sehingga bantuan tepat sasaran.
“Para penerima ini telah diverifikasi dan divalidasi. Mereka adalah warga yang memang masuk kategori kurang mampu dan layak menerima bantuan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan agar bantuan yang diterima dimanfaatkan dengan baik dan tidak diperjualbelikan. Ia turut menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak dari keluarga penerima manfaat.

Baca Juga :  Pemda Bone Batalkan Penyesuaian NJOP Berdampak Kenaikan PBB P2

“Saya berharap bantuan ini tidak dijual. Jika dalam keluarga penerima terdapat anak usia sekolah, maka mereka harus tetap bersekolah dan menjadi prioritas untuk diterima di Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bone.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *