Bupati Bone Terima Kepala BPOM Makassar, Dorong Produk UMKM Bone Jalani Uji Laboratorium

Berita Utama369 Dilihat

 

BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M menerima kunjungan Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar, Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan, S.Si., Apt., M.M di Rumah Jabatan Bupati Bone, Jumat (13/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas penataan serta pengembangan Kantor Loka BPOM yang baru saja diresmikan di Kabupaten Bone.

Turut hadir dalam pertemuan itu Penjabat Sekretaris Daerah Bone Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.Si., Kepala Dinas Perdagangan Bone, Kepala Dinas Kominfo Bone, Plt Kepala DPMPTSP Bone, serta Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Bone.

Dalam kesempatan itu, Yosef menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan untuk menata sekaligus mengembangkan fasilitas di Kantor Loka BPOM Bone agar dapat memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Ia mengungkapkan, pihaknya berencana menambah sejumlah fasilitas penunjang, termasuk laboratorium untuk pengujian produk.

“Kami mulai melakukan penataan kantor dan ke depan akan menambah fasilitas pendukung seperti laboratorium dan sarana lainnya,” ujarnya.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyambut baik langkah pengembangan tersebut. Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Bone siap mendukung penguatan fasilitas Loka BPOM, termasuk terkait penyediaan lahan milik pemerintah daerah di sekitar kantor tersebut.

“Terkait lahan pemerintah daerah yang berada di sekitar kantor Loka BPOM, tentu kami sangat mendukung pengembangan fasilitas ini. Semua kebutuhan pendukung akan segera kami siapkan,” kata Bupati Bone.

Menurutnya, kehadiran Loka BPOM di Bone menjadi kemudahan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat dalam berkoordinasi dan melakukan pengawasan terhadap produk yang beredar.

Bupati juga berharap keberadaan BPOM di Bone dapat membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memastikan produknya aman untuk dikonsumsi.

Ia menegaskan, produk UMKM yang mendapat dukungan atau subsidi dari pemerintah daerah ke depan diharapkan telah melalui proses uji laboratorium dan memiliki izin dari BPOM.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Bone Turun ke Sungai, Ajak Warga Jaga Lingkungan Bersama

“Produk UMKM yang akan dipasarkan harus melalui uji laboratorium dari BPOM. Ini penting agar produk yang dijual benar-benar aman untuk dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, label dan izin dari BPOM juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap kualitas produk UMKM, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.

Pemerintah Kabupaten Bone juga menjadikan izin BPOM sebagai salah satu syarat bagi pelaku UMKM yang menerima bantuan dari pemerintah daerah.

Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas produk UMKM Bone semakin meningkat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.(Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed