Bupati Bone Tinjau Pameran Daur Ulang Sampah, Apresiasi Inovasi Sekolah pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Berita Utama581 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meninjau Pameran Daur Ulang Sampah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar di Podium Lapangan Merdeka Bone, Ahad (7/6/2026).

Pameran berlangsung selama tiga hari, mulai jumat 5 mei hingga ahad 7 mei 2026, menampilkan berbagai produk hasil inovasi daur ulang dan pengolahan limbah yang dipamerkan oleh 34 sekolah peraih penghargaan Adiwiyata tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten di Kabupaten Bone.

Selain itu, dua bank sampah, yakni Bank Sampah Induk dan Bank Sampah Aisyah, turut memamerkan produk hasil pengolahan sampah.

Dalam kunjungannya, Bupati Bone didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Bone Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bone Dray Vibrianto, S.IP., M.Si., serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si.

Bupati Andi Asman mengaku terkesan dengan berbagai inovasi yang ditampilkan para pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

“Pameran Adiwiyata dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini memperlihatkan bahwa sekolah-sekolah di Bone memiliki inovasi yang luar biasa. Dari booth yang ada, mulai dari SD, SMP hingga SMA mampu melahirkan berbagai produk dari limbah maupun sampah,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah inovasi yang ditampilkan memiliki nilai manfaat yang besar bagi masyarakat, termasuk pengolahan limbah cair menjadi pupuk organik cair dan berbagai produk ramah lingkungan lainnya.

“Ada olahan limbah ikan yang bisa menjadi pupuk cair. Ini salah satu hal yang harus kita kembangkan karena dari laboratorium sekolah tersebut bisa kita tularkan dan edukasikan kepada masyarakat. Melalui pendidikan sejak dini, anak-anak memahami bahwa sampah memiliki nilai dan harga,” katanya.

Bupati menilai berbagai karya yang dihasilkan para siswa berpotensi menjadi inovasi daerah apabila mendapatkan penguatan dan pengembangan lebih lanjut.
“Dengan berbagai karya yang ditemukan dan dihasilkan putra-putri kita sejak SD, SMP hingga SMA, ke depan bisa menjadi salah satu inovasi daerah. Tinggal bagaimana kita melakukan penguatan dan pengembangannya,” tambahnya.

Baca Juga :  Kwarcab Pramuka Soppeng Gelar Lomba Mewarnai, Semarakkan Hari Pramuka ke-64

Beragam produk yang dipamerkan antara lain kursi dari ban bekas, pupuk organik cair, briket, eco enzyme, media tanam ramah lingkungan, sabun dari minyak jelantah, pestisida nabati, ecoprint, bahan bakar dari sampah plastik, hingga berbagai kerajinan tangan berbahan limbah dan hasil daur ulang.

Pameran tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Bone sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomis serta ramah lingkungan.(al87)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *