Dari Desa Bulu-Bulu, Wakil Bupati Bone Tebar Semangat Qur’ani dan Harapan Masa Depan

Berita Utama483 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Suasana Desa Bulu-Bulu, Kecamatan Tonra, Sabtu (27/12/2025), terasa berbeda dari biasanya. Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun khidmat, mengiringi langkah-langkah kecil para santri yang hari itu diwisuda.

Mata mereka berbinar, wajah orang tua dipenuhi haru. Inilah Wisuda Al-Qur’an ke-9 Madrasah Hafizh Qur’an Arrahman Quranic Learning, sebuah momentum yang bukan sekadar seremonial, tetapi perayaan atas perjuangan, keikhlasan, dan harapan.

Di tengah suasana penuh berkah tersebut, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., hadir langsung membersamai para santri, pengajar, serta masyarakat. Kehadirannya menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan berbasis Al-Qur’an yang tumbuh dari desa.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bone, saya mengucapkan selamat kepada seluruh santriwan dan santriwati yang hari ini diwisuda,” ucapnya dengan suara penuh kehangatan.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi sebagai bentuk dukungan dan penyemangat bagi generasi Qur’ani Bone.

Menurut Wakil Bupati, pendidikan dasar merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Lingkungan pesantren dan madrasah, kata dia, memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai keimanan, akhlak, dan ketangguhan menghadapi masa depan.

“Kita ingin anak-anak Bone tumbuh dengan dasar yang kuat. Pesantren adalah lingkungan yang sangat penting untuk membekali mereka menghadapi kehidupan ke depan,” ujarnya.

Ia menyebut keberlangsungan Madrasah Hafizh Qur’an Arrahman sebagai buah dari keberkahan Al-Qur’an, keikhlasan para pengurus, serta dukungan para donatur. Sinergi itulah yang membuat lembaga pendidikan ini terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya soal bangunan atau kegiatan belajar, tapi bagaimana kita menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif bagi anak-anak kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan refleksi perjalanan Pemerintahan Beramal yang telah berjalan kurang lebih 10 bulan. Ia mengakui masih banyak keterbatasan, namun sejumlah perubahan telah mulai dirasakan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur jalan yang terus dikebut.

“Tahun ini sekitar 100 kilometer jalan sementara dalam proses. Bone harus naik kelas, menjadi daerah besar setelah Makassar,” tegasnya, disambut tepuk tangan hadirin.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bangga karena Kecamatan Tonra memiliki pesantren yang tidak hanya mencetak penghafal Al-Qur’an, tetapi juga membawa keberkahan bagi Kabupaten Bone secara keseluruhan.

“Kita ingin Bone menjadi negeri yang diberkahi. Mari kita saling membahu, beramal, dan bersinergi membangun Bone,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan harapan agar sinergi antara pemerintah, tokoh agama, pendidik, dan masyarakat terus terjaga. Ia juga menyampaikan rencana pengaktifan kembali program UHC Istimewa pada tahun mendatang sebagai bagian dari komitmen pelayanan dasar bagi masyarakat.

“Kami hanya diamanatkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bone.
Tanpa doa dan dukungan semua pihak, kami tidak akan mampu mewujudkan Bone Maberre,” pungkasnya.

Wisuda Al-Qur’an hari itu pun berakhir dengan doa dan senyum penuh harap. Dari Desa Bulu-Bulu, lahir generasi Qur’ani yang kelak akan menjadi cahaya bagi Bone dan masa depannya.(al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *