Dorong Bumdes Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Wabup Bone Buka Pasar Murah BerAmal Di Sibulue

Berita Utama377 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM., membuka kegiatan Pasar Murah BerAmal yang digelar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattirodeceng di Desa Tunreng Tellue, Kecamatan Sibulue, Senin (18/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Bone juga meninjau kandang ayam petelur milik BUMDes Mattirodeceng yang berada di desa setempat.

Kegiatan itu turut dihadiri Anggota DPRD Bone Andi Nurjaya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bone A. Zainal Wahyudi, Camat Sibulue Zainal Abidin, Kepala Desa Tunreng Tellue Haryogis Susanto serta unsur Forkopimcam Sibulue, termasuk Kapolsek dan Danramil.

Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin dalam sambutannya mengapresiasi pemerintah desa, kecamatan, dan pengelola BUMDes atas inisiatif menghadirkan gerakan pangan murah untuk masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah daerah mendukung pengembangan BUMDes sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“BUMDes ini harus kita dukung karena bisa meningkatkan PAD desa dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pasar murah dan pengembangan usaha peternakan ayam petelur seperti yang dijalankan BUMDes Mattirodeceng memiliki prospek besar dan dapat menjadi contoh bagi desa lain di Bone.

Sementara, Kepala Desa Tunreng Tellue Haryogis Susanto menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bone terhadap berbagai program desa, termasuk pengembangan BUMDes dan pelaksanaan pasar murah.

Ia mengatakan, keberadaan pasar murah sangat membantu masyarakat karena adanya subsidi harga bahan pokok, termasuk telur dan minyak goreng.

“Terima kasih kepada ibu anggota DPRD Andi Nurjaya yang telah membantu subsidi harga telur bekerja sama dengan Pemda Bone melalui Dinas Ketahanan Pangan,” ujarnya.

Haryogis juga berharap usaha BUMDes Mattirodeceng mendapat dukungan lebih lanjut agar dapat berkembang menjadi penggerak ekonomi desa yang mandiri dan tidak hanya bergantung pada dana desa.

Baca Juga :  Wabup Bone AAP Lepas Bhayangkara Beramal Fun Bike, Serahkan Hadiah Utama Umrah

Menurutnya, kandang ayam petelur milik BUMDes saat ini memiliki kapasitas sekitar 1.000 ekor dan telah mendapat permintaan dari sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun pihaknya tetap memprioritaskan penjualan untuk masyarakat sekitar.

Anggota DPRD Bone Andi Nurjaya mengatakan kegiatan pasar murah merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat melalui subsidi kebutuhan pokok.

Ia menyebut subsidi yang diberikan berupa potongan harga telur sebesar Rp10 ribu per rak dan subsidi minyak goreng sebesar Rp5 ribu.

“Kami berharap kegiatan ini membawa berkah bagi masyarakat Tunreng Tellue dan sekitarnya. Jika pemerintah desa dan pemerintah daerah bersinergi, masyarakat akan semakin sejahtera,” katanya.(al87)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *