BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menegaskan komitmen pemerintah daerah membina masyarakat melalui peningkatan keterampilan agar mampu membuka usaha secara mandiri maupun terserap di dunia kerja.
Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Sinergitas Pelatihan Vokasi Nasional Kabupaten Bone Batch V Tahun 2026 di Baruga Lateya Riduni, Rumah Jabatan Bupati Bone, Selasa (6/10/2026).
Pelatihan tersebut diikuti 208 peserta yang mendapatkan pembekalan pada 11 kejuruan, yakni operator komputer, desain grafis, menjahit, pembuatan hiasan busana, merias wajah dan penata rambut, pembuatan perabot, servis sepeda motor, pembuatan roti dan kue, instalasi listrik, las, serta audio video.
Bupati Bone mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat diterapkan langsung di dunia kerja maupun dikembangkan menjadi usaha.
“Alhamdulillah hari ini kita gelar pelatihan keterampilan untuk masyarakat Bone dengan berbagai keahlian sebanyak 208 orang. Ini berkat bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Andi Asman.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, tantangan utama bukan hanya mendapatkan pelatihan, tetapi bagaimana keterampilan tersebut dapat diterapkan setelah pelatihan selesai.
“Kalau pelatihan itu mudah, yang sulit untuk penerapan nantinya di lapangan,” ujarnya.
Andi Asman menegaskan, pemerintah daerah tidak akan berhenti pada tahap pelatihan.
Peserta yang serius mengembangkan keterampilannya akan terus didampingi agar dapat membuka usaha maupun mendapatkan pekerjaan.
“Pemerintah daerah akan terus mendampingi peserta yang sungguh-sungguh ingin berusaha. Dengan keterampilan yang telah kita bina di BLK, setelahnya kita tuntun untuk membuka usaha secara mandiri maupun bekerja di perusahaan nantinya,” jelasnya.
Menurutnya, peluang kerja di Bone juga akan semakin terbuka seiring masuknya berbagai program nasional dan pembangunan proyek berskala besar.
Ia menyebut rencana pembangunan pabrik ayam terintegrasi di Kecamatan Ponre dan Pelabuhan AAS Gemilang di Kecamatan Tonra sebagai bagian dari peluang yang membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan sesuai kebutuhan industri.
“Banyak program nasional yang masuk di Bone maupun proyek besar. Seperti pabrik ayam terintegrasi di Ponre, Pelabuhan AAS Gemilang di Tonra, semuanya nanti pasti membutuhkan tenaga kerja yang terampil,” katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng Kementerian Ketenagakerjaan RI, Arsyad, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bone dalam menjemput program pelatihan untuk masyarakat.
Ia mengatakan Bone menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan program pelatihan vokasi.
“Saya sangat mengapresiasi gerak cepat Kadis Ketenagakerjaan Bone yang selalu komunikatif setiap saat serta bertemu langsung dengan menteri untuk menjemput program,” kata Arsyad.
Menurutnya, Menteri Ketenagakerjaan memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan program di Bone sehingga pelatihan yang digelar kali ini menjadi salah satu yang terbesar di BPVP Bantaeng.
“Luar biasa, menteri langsung panggil saya. Katanya Bone harus diprioritaskan. Sebab itu Bone melaksanakan pelatihan paling besar yang ada di balai,” ujarnya.
Arsyad juga memastikan BPVP Bantaeng bersama Kementerian Ketenagakerjaan siap mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Bone yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja.
“Kehadiran kami di sini instruksi langsung menteri dan staf khusus untuk memperhatikan Bone,” katanya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bone Hj. Faidah menjelaskan, pelatihan vokasi tersebut diarahkan untuk menangani berbagai persoalan ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan kompetensi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Selain dipersiapkan untuk memasuki dunia industri, peserta juga diarahkan mengembangkan usaha mikro dan makro sesuai keahlian yang diperoleh selama pelatihan.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Bone dengan BPVP Bantaeng Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Hj. Faidah juga menyebut, bahwa kegiatan ini tidak lepas dari arahan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.







