BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menghadiri kegiatan Maulid dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di Masjid Al Muhajirin, Pelengoreng, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan diawali dengan Salat Jumat yang dilaksanakan bersama masyarakat setempat, kemudian dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Peringatan Maulid tahun ini mengangkat tema “Menjadi Umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘ Wasallam yang Dirindukan.” Tema tersebut menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk tidak sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga berupaya menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Menjadi umat yang dirindukan Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan dengan memperbaiki akhlak, memperbanyak amal kebaikan, menjaga persaudaraan, serta menghadirkan manfaat bagi sesama. Keteladanan Rasulullah SAW dalam kejujuran, kasih sayang, kesabaran dan kepedulian terhadap umat menjadi nilai yang penting untuk terus diamalkan.
Kehadiran Bupati Bone pada kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Momentum Maulid diharapkan dapat semakin memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
Bupati Bone mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum introspeksi dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kecintaan tersebut hendaknya tidak berhenti pada ungkapan, tetapi diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan akhlak Nabi Muhammad SAW.
Dengan semangat “Menjadi Umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang Dirindukan”, peringatan Maulid di Masjid Al Muhajirin diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus memperbaiki diri, mempererat ukhuwah Islamiyah dan menghadirkan kebaikan bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan Grebek Maulid berlangsung penuh kekhidmatan dan kebersamaan, menjadi momentum untuk memperkuat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat dalam meneladani Rasulullah SAW.(*)








