UPT BPOM Resmi Hadir di Bone Lindungi Konsumen Dan UMKM

Berita Utama114 Dilihat

 

BONE,TRENDSULSEL–Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kini resmi hadir di Kabupaten Bone. Kehadiran lembaga ini diharapkan memperkuat pengawasan obat dan makanan sekaligus mempermudah pelayanan bagi pelaku usaha di wilayah sekitar.

Peresmian Gedung UPT BPOM Bone dilakukan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Taruna Ikrar, bersama Andi Sudirman Sulaiman selaku Gubernur Sulawesi Selatan dan Andi Asman Sulaiman selaku Bupati Kabupaten Bone, Jumat (6/3/2026).

Acara peresmian turut diikuti secara daring oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Kepala BPOM Makassar.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan atas kepercayaan menghadirkan UPT di Bone. Menurutnya, keberadaan kantor ini akan mempercepat proses perizinan dan legalitas berbagai produk makanan dan minuman yang dihasilkan pelaku UMKM di daerah.

“Kami siap mendukung dan mengawal bersama. Dengan adanya UPT BPOM ini, proses legalitas produk makanan dan minuman lokal yang dihasilkan UMKM akan lebih cepat,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Bone juga berharap tenaga kerja lokal dapat diprioritaskan dalam perekrutan pegawai UPT BPOM Bone. Pemerintah daerah, kata dia, juga siap memberikan dukungan fasilitas.

“Bone siap menyiapkan sarana pendukung, termasuk laboratorium. Kami juga siap menghibahkan lahan untuk pembangunan kantor BPOM ke depan. Harapan kami, tenaga kerja lokal bisa diprioritaskan,” tambahnya.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut mengapresiasi berdirinya kantor UPT BPOM di Bone. Ia menilai keberadaan kantor tersebut akan mempermudah pengawasan obat dan makanan di wilayah BOSOWASI, yakni Bone, Soppeng, Wajo, dan Sinjai.

“Dengan adanya kantor BPOM di Bone, pengawasan obat dan makanan di wilayah BOSOWASI akan lebih mudah. Saat ini produk yang beredar semakin banyak, sehingga perlindungan kepada masyarakat harus terus diperkuat,” katanya.

Baca Juga :  Tiga Penerima Hadiah Umrah dari Dana Pribadi Bupati Bone Berangkat Besok

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa pada hari yang sama terdapat tujuh UPT BPOM yang diresmikan secara nasional, dengan pusat kegiatan peresmian dipilih di Kabupaten Bone.

Menurutnya, Bone dipilih karena dinilai memiliki kesiapan yang baik, mulai dari bangunan, fasilitas, hingga dukungan pemerintah daerah.

“Kenapa dipusatkan di Bone, salah satunya karena kesiapan daerahnya, baik dari sisi bangunan, fasilitas, maupun dukungan dari pemerintah daerah,” jelasnya.
UPT BPOM Bone nantinya akan membawahi pengawasan di empat kabupaten, yakni Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, dan Kabupaten Sinjai yang dikenal dengan wilayah BOSOWASI.

Di Sulawesi Selatan sendiri, saat ini terdapat tiga balai atau kantor BPOM, yakni Balai Besar POM Makassar, Balai POM Palopo, serta UPT BPOM Bone.

Dengan hadirnya UPT BPOM di Bone, jangkauan pengawasan obat dan makanan di wilayah BOSOWASI diharapkan semakin luas sehingga perlindungan konsumen terhadap produk berbahaya dapat dilakukan lebih optimal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed