Pedet Pertama Lahir, Tanda Keberhasilan Awal Program Pengembangan Sapi Bali di Bone

Berita Utama719 Dilihat

 

BONE,TRENDSULSEL–Kabar menggembirakan datang dari UPT Pembibitan dan Penyuluhan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Bone di Lampoko. Seekor pedet sapi bali pertama lahir dengan selamat pada Jumat (17/10/2025), menandai keberhasilan awal program pengembangan dan pelestarian sapi bali di daerah tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala DPKH Bone, drh. Agusriady, M.Anim.Sc, mengatakan bahwa kelahiran pedet ini merupakan hasil dari program hibah sapi bali dari Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Dempasar Bali. Ia menyebut, kelahiran ini menunjukkan bahwa sapi-sapi hibah tersebut telah berhasil beradaptasi di Bone.

“Sapi-sapi ini adalah hibah dari BPTU  Dempasar Bali. Kelahiran pedet pertama ini menjadi bukti nyata bahwa ternak bantuan tersebut telah berkembang dengan baik,” ujar Agusriady.

Hingga saat ini, telah tiba sebanyak 20 ekor sapi bali di Bone, terdiri dari 17 ekor betina dan 3 ekor pejantan. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat sektor peternakan dan melestarikan plasma nutfah sapi bali yang menjadi kebanggaan masyarakat.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyambut baik kelahiran pedet pertama tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendorong kemandirian peternakan.

“Alhamdulillah, bantuan sapi bali kini mulai berkembang biak di Bone. Ini menjadi awal yang baik bagi upaya kita menjaga plasma nutfah sapi bali dan meningkatkan kesejahteraan peternak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong program pembibitan dan peningkatan kualitas ternak lokal sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi masyarakat.

Kelahiran pedet ini menjadi simbol keberhasilan awal dari upaya strategis mengembalikan kejayaan Kabupaten Bone sebagai salah satu sentra ternak sapi bali di Sulawesi Selatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *