BONE,TRENDSULSEL–Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bone, kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Bone mengikuti peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara virtual, Senin (21/7/2025).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto ini berlangsung secara nasional, dengan pusat acara digelar di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Di lokasi pusat kegiatan, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM. turut hadir secara langsung mewakili Kabupaten Bone.

Di Kabupaten Bone sendiri, pelaksanaan kegiatan ini dipusatkan di Gedung PKK Kabupaten. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan peluncuran 372 kelembagaan Koperasi Merah Putih tingkat desa/kelurahan se-Kabupaten Bone.
Menteri Koordinator Bidang Pangan yang juga Ketua Satgas Nasional Pembangunan Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan, dalam sambutannya menyebutkan bahwa koperasi Merah Putih menjadi tonggak baru kebangkitan koperasi di Indonesia.
“Hari ini kita melahirkan wajah baru koperasi desa. Koperasi Merah Putih menjadi tonggak awal koperasi yang modern, efektif dan digital. Presiden memberi arahan tegas, kita harus berdaulat, swasembada pangan, air, dan energi. Berdayakan petani sendiri secara adil dan berkelanjutan,” ujar Zulkifli.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyebut peluncuran ini sebagai momentum bersejarah dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi rakyat.
“Hari ini hari bersejarah. Kita meluncurkan kelembagaan 80 ribu koperasi Merah Putih. Ini adalah usaha besar. Koperasi adalah alatnya orang lemah, tapi jika bersatu seperti sapu lidi, bisa menjadi kekuatan ekonomi yang besar,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga menekankan pentingnya koperasi sebagai bentuk nyata dari semangat gotong royong dan kedaulatan ekonomi bangsa.
“Kemerdekaan bukan hanya sekadar lagu kebangsaan, tetapi juga bentuk ekonomi yang berdaulat. Bangsa yang merdeka adalah bangsa yang mampu menjamin kehidupan layak bagi rakyatnya,” tegas Prabowo.
Program nasional ini menjadi langkah awal dalam membangun fondasi ekonomi kerakyatan yang tangguh melalui penguatan koperasi berbasis desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.(al87)







