Proyek Terbesar Sepanjang Sejarah Di Sulsel, Gubernur Andi Sudirman  Groundbreaking Preservasi Jalan Paket V MYC Digelar di Kahu Bone, Libatkan Empat Kabupaten

BONE,TRENDSULSEL–Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman Groundbreaking penanganan preservasi jalan Paket V skema Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2025–2027 digelar di Desa Tompongpatu, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Kamis, 15 Januari 2026.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, Bupati Soppeng, Wakil Bupati Pangkep, serta sejumlah Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Hadir pula jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel dan pihak pelaksana proyek.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Ihsan, menjelaskan bahwa Paket V merupakan satu dari enam paket preservasi jalan yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Sulsel. Paket ini mencakup empat kabupaten, yakni Bone, Soppeng, Pangkep, dan Barru.

“Total nilai anggaran untuk Paket V sebesar Rp383 miliar dengan panjang penanganan mencapai 218 kilometer. Khusus Kabupaten Bone sepanjang 163 kilometer” ujar Ihsan.

Ia berharap pelaksanaan Paket V dapat dimaksimalkan dan tertata dengan baik, serta memberi manfaat besar bagi masyarakat. “Semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” tambahnya.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Gubernur Sulsel, atas direalisasikannya pembangunan ruas jalan tersebut.

“Alhamdulillah, penantian panjang masyarakat akhirnya terjawab. Ruas jalan ini bisa dibangun oleh provinsi. Infrastruktur jalan merupakan prioritas yang dijawab langsung oleh Gubernur Sulsel,” kata Bupati Bone.

Ia juga berharap pelaksanaan proyek dapat melibatkan tenaga kerja lokal dari Kabupaten Bone serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran pengerjaan jalan. “Semoga ke depan Bone masih mendapat dukungan pembangunan dari provinsi,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan hasil perjuangan bersama, termasuk dukungan DPRD Provinsi dari daerah pemilihan Bone dan sekitarnya.

“Ini jalan perjuangan. Kami mohon kepada masyarakat yang terdampak pelebaran jalan agar mengikhlaskan lahannya demi kepentingan bersama. Ini investasi untuk masa depan,” ujarnya.

Gubernur juga menambahkan bahwa proyek infrastruktur jalan di Sulsel merupakan yang terbesar sepanjang sejarah, dengan total anggaran mencapai Rp2,5 triliun untuk penanganan sekitar 1.000 kilometer jalan terbagi enam paket. Ia meminta agar minimal 40 persen tenaga kerja yang digunakan berasal dari perusahaan dan tenaga lokal.

Proyek preservasi jalan Paket V ini dilaksanakan oleh PT Nindya Karya sebagai pelaksana, dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar arus transportasi dan perekonomian di Sulawesi Selatan.(al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *