BONE,TRENDSULSEL–Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menggelar buka puasa bersama di kampung halamannya, Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (19/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta Bupati Bone Andi Asman Sulaiman. Turut hadir pula Wakil Gubernur Sulsel, Bupati Wajo, Wakil Bupati Bone, jajaran Kementerian Pertanian RI, Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemerintah Kabupaten Bone, serta tamu undangan lainnya.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Mentan Andi Amran juga menyantuni anak yatim dan berbagi berkah dengan masyarakat Bone yang hadir.
Dalam sambutannya, Andi Amran menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran masyarakat. Ia menyebut kegiatan buka puasa di kampung halaman menjadi tradisi tahunan untuk melepas rindu.
“Terima kasih bapak ibu, kehadiran ta semua merupakan kehormatan bagi kami. Setiap tahun kami upayakan kembali ke Mappesangka untuk bersilaturahmi,” ujarnya.
Andi Amran juga memaparkan capaian sektor pertanian nasional. Ia menyebut Indonesia kini menempati posisi kedua dunia setelah Brasil dalam sektor pangan, dengan peningkatan ekspor hingga 39 persen serta stok beras di Bulog mencapai 4 juta ton.
Selain itu, ia menegaskan pemerintah terus mendorong kemandirian pangan dengan menghentikan impor beras dan jagung. Menurutnya, langkah tersebut diambil demi mewujudkan kedaulatan pangan dan energi nasional.
“Kita ingin ekonomi kerakyatan bergerak. Kita tidak impor beras dan jagung, meskipun ada yang tidak senang, tapi ini demi rakyat Indonesia,” katanya.
Menteri Pertanian RI juga mengungkapkan harga pupuk mengalami penurunan hingga 20 persen dengan ketersediaan yang melimpah. Ia menyebut kondisi ini hanya terjadi di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Untuk menjaga tata niaga, pihaknya juga telah mencabut izin sekitar 2.000 distributor yang dinilai bermasalah.
Menutup sambutannya, Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta memohon dukungan dalam upaya memajukan sektor pangan nasional.
“Saya bukan siapa-siapa tanpa bapak ibu semua. Kita kuat karena kebersamaan, dan ke depan kita ingin Indonesia berdaulat pangan,” tutupnya.(Al)






