142 Warga Belajar PKBM Sipakatau Dilepas Wabup Bone Dan Sambut 249 Warga Putus Sekolah

BONE,TRENDSULSEL–Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM., menyambut dan melepas warga belajar PKBM Sipakatau di Desa Sijelling, Kecamatan Tellusiatinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (24/7). Kegiatan ini mengusung tema “Belajar Tak Kenal Usia, Sukses Tak Kenal Batas”.

Acara dihadiri oleh Dandim 1407 Bone, Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, Forkopimcam Tellusiatinge, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua PKBM Sipakatau, Hasruddin, menyampaikan data peserta yang mengikuti program paket kesetaraan tahun ini, yakni 13 orang pada Paket A (9 laki-laki dan 4 perempuan), 112 orang pada Paket B (71 laki-laki dan 41 perempuan), dan 124 orang pada Paket C (73 laki-laki dan 51 perempuan), dengan total 249 data baru. Peserta ini berasal dari 45 desa di tiga kecamatan, yaitu Tellusiatinge, Duaboccoe, dan Cenrana. Selain itu, sebanyak 142 alumni Paket B dan 106 alumni Paket C telah menyelesaikan pendidikan pada tahun 2025.

Ketua Yayasan Islam PKBM Sipakatau menambahkan bahwa kegiatan ini berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak, khususnya Komandan Kodim 1407 Bone. PKBM Sipakatau didirikan sejak 2013 berawal dari cerita anak kos di Makassar yang kemudian kembali ke kampung halaman untuk membantu anak putus sekolah di Bone.

“PKBM Sipakatau mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan mendukung program pemerintah daerah Bone melalui gerakan ‘Lisu Masikkola Paimeng’ untuk mengatasi anak putus sekolah,” ujar Ketua Yayasan Islam PKBM Sipakatau.

Dandim 1407 Bone, Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, mengajak semua pihak untuk terus membantu dan melayani warga belajar. Ia menyatakan siap memberikan dukungan materiil demi kemajuan pendidikan di Bone.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, menyatakan pemerintah berkewajiban membantu pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada PKBM Sipakatau dan Kodim Bone atas semangat dan komitmen mereka dalam mendidik warga belajar.

Baca Juga :  Buka Bimtek Manajemen Resiko Pejabat Pemkab Bone, Wabup Andi Akmal Dorong Penerapan Dilingkungan Birokrasi

Menurut Wabup Bone, putus sekolah sering kali disebabkan oleh jarak sekolah yang jauh dan kondisi ekonomi keluarga yang tidak memungkinkan. “Presiden RI, Prabowo Subianto telah mencanangkan terobosan “sekolah rakyat” yang Insya Allah akan mulai berjalan pada awal Agustus 2025 mendatang”. tidak boleh ada anak di Bone yang putus sekolah karena masalah ekonomi” Tegasnya.

“Kesuksesan PKBM Sipakatau berkat kolaborasi yangnterjalin dari lima unsur, diantaranya pemerintah daerah, TNI, akademisi, media, dan pengusaha untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan dukungan dari Dandim 1407 Bone dan berbagai pihak, program pendidikan kesetaraan di PKBM Sipakatau diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat luas” Ungkap Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *