Trend, Soppeng— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng resmi menghadirkan aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online untuk tahun pelajaran 2026/2027. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah proses pendaftaran siswa baru secara digital, transparan, dan terintegrasi.
Berdasarkan panduan resmi penggunaan aplikasi, sistem ini dapat diakses oleh calon murid, orang tua, serta admin sekolah melalui perangkat berbasis browser seperti Chrome atau Edge.
Aplikasi SPMB Online ini bertujuan meningkatkan efisiensi dalam proses seleksi, sekaligus memberikan kemudahan monitoring secara real-time bagi seluruh pihak yang terlibat.
Dalam proses pendaftaran, calon murid diwajibkan terlebih dahulu membuat akun dengan mengisi data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, asal sekolah, serta memilih jenjang pendidikan yang dituju. Setelah itu, pendaftar dapat login, melengkapi profil diri, hingga memilih sekolah tujuan dan mengirimkan pendaftaran secara online.
Tak hanya itu, sistem ini juga dilengkapi fitur tambahan seperti ekspor data pendaftar ke format Excel, pendaftaran massal, serta pembaruan data secara berkala.
Pada tahap akhir, sekolah akan menentukan kelulusan calon murid melalui sistem, sekaligus melakukan konfirmasi penerimaan bantuan seperti seragam dan sepatu bagi siswa yang diterima.
Sementara itu, pihak sekolah sebagai admin memiliki peran penting dalam melakukan verifikasi dan validasi dokumen pendaftar. Melalui dashboard yang tersedia, admin dapat memantau jumlah pendaftar, daya tampung sekolah, hingga proses seleksi administrasi secara menyeluruh.
” Dinas Pendidikan meluncurkan aplikasi berbasis web untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya ke sekolah. Aplikasi ini cukup diakses dari rumah tanpa perlu datang langsung ke sekolah,” ujar salah satu pihak terkait.” Ucap Andi Sumange Rukka Kadis pendidikan dan kebudayaan kabupaten Spppeng
Ia juga berharap dengan hadirnya aplikasi ini dapat proses penerimaan murid baru dapat transparan dan akuntabel.
“kami berharap proses penerimaan murid baru di Kabupaten Soppeng menjadi lebih tertib, transparan, dan akuntabel, serta mampu meminimalisir praktik-praktik yang tidak diinginkan dalam sistem penerimaan siswa baru.”Harapnya






