Bertemu Menteri PKP Maruarat Siarait, Bupati Bone Perjuangkan Tambahan 6.000 RTLH dan Pembangunan Rumah Susun untuk Warga

Berita Utama461 Dilihat

JAKARTA,TRENDSULSEL–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., terus memperjuangkan peningkatan kualitas hunian masyarakat dengan mengusulkan tambahan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembangunan rumah susun di Kabupaten Bone.

Didampingi Plt Kadis Tarkim Bone Andi Iqbal Walinono, Bupati Bone
Diterima langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Maruarar Sirait Di Kantor utama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Gedung Wisma Mandiri 2, Jalan M.H. Thamrin No. 5, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at 10/7/2026.

Agenda audiensi yang membahas usulan rehabilitasi RTLH dan pembangunan rumah susun bagi masyarakat Kabupaten Bone.

Dalam pertemuan itu, Bupati Bone memaparkan kondisi perumahan di daerahnya. Berdasarkan data yang disampaikan, Kabupaten Bone masih memiliki 57.884 unit rumah tidak layak huni (backlog kualitas), sementara backlog kepemilikan rumah atau jumlah warga yang belum memiliki rumah mencapai 34.524 kepala keluarga.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Bone berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan alokasi bantuan rehabilitasi RTLH sekaligus mendukung pembangunan rumah susun sebagai solusi bagi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal.

Selain itu, Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone telah menginput 6.202 data RTLH sesuai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga 4 melalui aplikasi Sibaru. Dari jumlah tersebut, 1.159 data telah terverifikasi, sementara 629 data lainnya sedang dalam proses verifikasi.

Meski demikian, Bupati Bone berharap Kabupaten Bone kembali memperoleh tambahan kuota sekitar 6.000 unit RTLH yang dapat direalisasikan di 27 kecamatan pada tahun 2026 agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat menikmati rumah layak huni.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI memberikan apresiasi atas komitmen dan perjuangan Bupati Bone dalam mendukung Program Strategis Nasional pengentasan kemiskinan melalui penyediaan tiga juta rumah di Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Bone Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan di CFD, Lepas Pemuda Magang ke Jepang

Menteri juga menyampaikan bahwa seluruh usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bone akan segera dilakukan verifikasi sebagai tahapan menuju realisasi program pada tahun 2026.

Audiensi tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperjuangkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sektor perumahan.

Bupati Bone juga menyampaikan bahwa perjuangan Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperjuangkan program rumah layak huni mulai menunjukkan hasil yang signifikan.

Jika pada tahun 2025 realisasi bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Bone hanya mencapai 303 unit, maka pada semester I tahun 2026 jumlahnya telah meningkat menjadi 1.159 unit.

Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga akhir tahun 2026 seiring proses verifikasi dan realisasi bantuan yang masih berjalan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *