Bupati Bone Dorong Festival Gau Maraja 2026 Libatkan Seluruh Pelaku Seni dan Budaya

Berita Utama545 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menerima audiensi rombongan Gelora Kultura Management selaku pelaksana Festival Gau Maraja Tahun 2026 di Rumah Jabatan Bupati Bone Senin (6 7/2026).

Audiensi tersebut membahas kesiapan pelaksanaan Festival Gau Maraja Seni Budaya Agraris Bone Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone. Festival ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bone (HJB) ke-696

Dalam pertemuan tersebut, Event Organizer (EO) Gau Maraja, Juan Manyala, memaparkan konsep serta rencana teknis pelaksanaan festival di hadapan Bupati Bone dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bone.

Menanggapi paparan tersebut, Bupati Bone menegaskan bahwa Festival Gau Maraja harus menjadi momentum kebangkitan seni dan budaya daerah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku dan pemerhati seni di Kabupaten Bone.

“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh pemerhati seni dapat dilibatkan dalam kegiatan ini. Festival Gau Maraja merupakan kesempatan yang sangat berharga karena pelaksanaannya digilir di setiap kabupaten di Sulawesi Selatan. Jadi momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Bupati Andi Asman Sulaiman.

Bupati juga menginginkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh seni, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, komunitas budaya, hingga generasi muda agar festival benar-benar menjadi milik seluruh masyarakat Bone.

Selain memberikan berbagai masukan terhadap konsep kegiatan, Bupati Bone turut mengoreksi beberapa bagian rancangan pelaksanaan festival. Ia juga mengusulkan tema utama “Lumbung Pangan Sepanjang Masa” sebagai identitas Festival Gau Maraja 2026 karena dinilai selaras dengan konsep awal panitia yang mengangkat filosofi Lappo Ase sebagai simbol ketahanan pangan dan kekayaan budaya agraris masyarakat Bone.

Baca Juga :  Maloro Lopi Tanete Riattang Timur, Potret Gotong Royong Masyarakat Pesisir Bone Di Gau Maraja

Tak hanya itu, Andi Asman juga mengusulkan agar sebelum pelaksanaan puncak festival, digelar kegiatan Pra Gau Maraja di seluruh kecamatan di Kabupaten Bone. Menurutnya, langkah tersebut akan menjadi media sosialisasi sekaligus ruang bagi setiap kecamatan untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya lokal yang dimiliki.

“Saya berharap jika memungkinkan, Pra Gau Maraja dilaksanakan di setiap kecamatan. Masing-masing kecamatan dapat mengangkat potensi budaya dan kearifan lokalnya sebagai bagian dari promosi menuju festival utama. Dengan begitu, masyarakat akan lebih antusias dan memiliki rasa memiliki terhadap Gau Maraja,” katanya.

Ia berharap Festival Gau Maraja 2026 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi tonggak sejarah baru bagi perkembangan seni, budaya, dan pariwisata Kabupaten Bone.

“Intinya, saya ingin Festival Gau Maraja berlangsung semarak, memberikan dampak nyata bagi masyarakat, serta menjadi sejarah yang membanggakan bagi Kabupaten Bone,” tegasnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Tim Ahli Bupati Bone, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone beserta jajaran terkait.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *