Bupati Bone Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan di CFD, Lepas Pemuda Magang ke Jepang

Berita Utama621 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Ketua TP PKK Bone Hj. Maryam Andi Asman menghadiri kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Lapangan Merdeka Bone, Ahad (17/5/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan jalan sehat dan senam bersama masyarakat. Pada kesempatan itu, Bupati Bone juga menyerahkan santunan kecelakaan kerja dan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja dan buruh di Kabupaten Bone, serta mengikuti zoom meeting bersama warga Bone yang bekerja di luar negeri.

Turut hadir Anggota DPRD Bone Farel Adywansya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bone, jajaran kepala perangkat daerah, peserta CFD, serta tersambung secara virtual Prof. dr. Hafid Abbas dari PT Brexa Raya Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bone menyerahkan santunan sebesar Rp178 juta kepada ahli waris Usman H. Hammad yang bekerja di PT Tiran Indonesia. Selain itu, santunan sebesar Rp99 juta juga diserahkan kepada ahli waris almarhum Narni yang bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Pertanian Bone.

Bupati Bone mengapresiasi Dinas Ketenagakerjaan Bone yang menggabungkan kegiatan penyerahan santunan dengan pelaksanaan CFD.

“Setiap waktu dan kesempatan kita harus saling support. Apresiasi kepada Kadis Ketenagakerjaan Bone yang bisa sekaligus melaksanakan kegiatan ini pada saat CFD,” ujar Andi Asman Sulaiman.

Ia mengatakan, alokasi anggaran untuk jaminan keselamatan tenaga kerja di Kabupaten Bone termasuk yang tertinggi berdasarkan grafik BPJS Ketenagakerjaan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran BPJS Ketenagakerjaan Bone dan anggota DPRD Bone atas dukungan terhadap program perlindungan pekerja.

“Terima kasih kepada penyelenggara CFD dari Dinas Ketenagakerjaan, jajaran Asisten I, dan Kecamatan Tellu Limpoe. Ini budaya yang perlu kita jaga dan kemas bersama agar kegiatan ini menjadi hal biasa,” katanya.

Baca Juga :  Kunjungi Kemendag RI, Bupati Bone Usulkan Pembenahan Dan Peningkatan Pasar Rakyat

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada pemuda Bone yang akan mengikuti program magang kerja di Jepang. Bupati Bone berharap para peserta magang nantinya dapat kembali dan membangun daerah.

“Semoga kelak bisa kembali membangun Bone,” ujarnya.
Bupati Bone juga menekankan pentingnya pendataan tenaga kerja agar perlindungan jaminan sosial dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang mengalami musibah.

“Masih banyak aktivitas masyarakat yang perlu diberi jaminan karena musibah selalu ada. Kalau tidak terdata, penyaluran tidak bisa dilakukan,” katanya.

Ia mengaku pernah mengalami kejadian serupa saat anaknya meninggal akibat kecelakaan dan keluarganya tidak memperoleh santunan karena tidak terdata.

Pada kesempatan itu, Andi Asman Sulaiman turut berpesan kepada Andi Ibrahim, Sandi Saputra, Rafli, Ariel Sadana, Muhammad Dani, dan Febi yang bekerja di Jepang tersambung secara virtual.

“Gaji nomor dua, pengalaman nomor satu. Kami berharap adik-adikku sekalian yang telah bekerja di Jepang nantinya bisa pulang membuka lapangan kerja di Indonesia menjadi owner,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para pekerja untuk tetap berbakti kepada orang tua, menjaga kesehatan, serta tidak takut melakukan kesalahan karena pengalaman dinilai sangat berharga.(al87)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *