Bupati Bone Tinjau Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan

Berita Utama530 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, perhatian Andi Asman Sulaiman tertuju pada satu hal yang paling dekat dengan kehidupan warga: harga kebutuhan pokok.

Selasa pagi (17/2/2026), halaman rumah jabatan Bupati Bone menjadi titik awal gerak bersama. Sebelum turun ke pasar, Bupati mengumpulkan pimpinan OPD, camat, dan lurah untuk apel dan pengarahan. Ia ingin memastikan langkah yang dilakukan bukan sekadar rutinitas, melainkan gerakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Turut hadir Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin. Pemantauan harga dibagi menjadi dua tim. Bupati dan Wakil Bupati masing-masing memimpin tim untuk menyisir sejumlah titik pasar.

Bupati memimpin Tim I menuju Pasar Tradisional Bajoe. Di sana, ia berdialog langsung dengan pedagang, memeriksa harga beras, minyak goreng, gula, hingga komoditas hortikultura. Ia didampingi Pj Sekda Bone Andi Tenriawaru, Kadis Perdagangan H Rusdi, Kepala BKPSDM Edy Saputra Syam, Kepala Dinas Pertanian Nurdin, Kadis Kominfo Anwar, Camat Tanete Riattang Timur Andi Ikbal Walinono, serta sejumlah pejabat lainnya.

Pimpinan Bulog juga turut hadir memastikan ketersediaan stok.
Bagi Bupati, pemantauan ini bukan kegiatan seremonial yang berhenti pada dokumentasi. Ia menegaskan agar pengawasan harga dilakukan secara rutin dan menyeluruh.

“Saya mau dipastikan harga sudah terpantau dari kota sampai desa. Saya tidak mau kegiatan ini hanya seremonial. Harus digelar rutin dan dipastikan terpantau dari desa sampai ke kota,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh desa dan kelurahan untuk membentuk kios pangan selama Ramadhan. Langkah ini diharapkan menjadi penyangga distribusi dan harga, sehingga masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Menurutnya, menjaga stabilitas harga bukan hanya soal angka di papan daftar harga, tetapi soal ketenangan masyarakat dalam menjalani ibadah.

“Sekali lagi, saya minta agar terus memantau perkembangan harga komoditas pangan secara intensif dan melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan. Termasuk distributor untuk menjaga stabilitas harga,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bone berharap, dengan pemantauan rutin dan koordinasi yang solid hingga tingkat desa, ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan harga tetap stabil selama bulan suci Ramadhan. Sebab bagi banyak keluarga, dapur yang tetap mengepul adalah bagian dari ketenangan menyambut bulan penuh berkah.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *