Dua Rumah Terbakar di Lapecce, Damkar Bone Berjibaku Padamkan Api

Berita Utama867 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Kebakaran melanda dua rumah warga di wilayah Lapecce, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Selasa (11/8/2026) malam. Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran dan dukungan lintas instansi, kobaran api berhasil dikuasai sebelum merambat ke rumah warga di sekitarnya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WITA. Dua rumah yang terdampak masing-masing merupakan rumah panggung milik Suardi (40) dan rumah semi permanen milik Rusli (43).

Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, sementara kerugian material masih dalam proses pendataan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone menerima laporan kebakaran pada pukul 19.33 WITA. Personel Peleton/Regu I UPT Damkar Wilayah Tanete Riattang langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran.

Sebanyak empat unit armada Damkar dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Penanganan juga diperkuat satu unit armada penyuplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone serta satu unit ambulans Puskesmas Bajoe.

Kabid Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone, Ir. Akbar, yang berada langsung di lokasi mengatakan, kesigapan petugas membuat kobaran api dapat segera dikendalikan.

Dengan kesigapan petugas Damkar yang mengerahkan empat unit armada dan dibantu satu unit armada penyuplai dari BPBD, api berhasil dipadamkan pada 10 menit pertama setelah petugas tiba di lokasi,” jelas Akbar.

Setelah kobaran api berhasil dikuasai, petugas melanjutkan proses penyiraman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Proses pendinginan berlangsung sekitar dua jam. Petugas memastikan titik-titik yang berpotensi kembali memunculkan api telah dalam kondisi aman sebelum meninggalkan lokasi.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Sengketa Lahan, Empat Warga Datangi Pasar Taretta dengan Parang

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa kondisi akses jalan menuju lokasi yang cukup sempit. Kondisi tersebut sedikit menghambat pergerakan dan rotasi armada, terutama ketika kendaraan harus melakukan pengisian ulang air.

Meski demikian, kendala tersebut tidak menghambat upaya pemadaman secara keseluruhan. Sinergi lintas instansi menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *