Wabup Bone Apresiasi Baznas Gelar Seminar Internasional Tahsinul Qira’ah, Perkuat Kompetensi Imam Masjid di Bone

Berita Utama717 Dilihat

BONE,TRENDSULSEL–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bone dan Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Bone menggelar Seminar Internasional Holistic Tahsinul Qira’ah dengan Pendekatan Metode Tasbih bagi imam masjid di Aula Masjid Agung Al Markaz Al-Ma’Arif, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua DMI Kabupaten Bone.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Bone Dr. KM. H. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag., Ketua Baznas Bone Drs. H. Zainal Abidin yang juga Ketua IPIM Bone, Kabag Kesra Setda Bone Drs. Nursalam, M.Pd., H. Hanafing selaku muzaki aktif Baznas Bone sekaligus pemilik Surya Indah Bone, serta narasumber seminar Prof. Dr. H. Agus Tasbih.

Ketua panitia, Rusmin Igho, mengatakan seminar diikuti imam masjid dari tujuh kecamatan di Kabupaten Bone. Antusiasme peserta bahkan melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 150 orang.

“Alhamdulillah, animo peserta sangat luar biasa. Ini menunjukkan semangat para imam masjid untuk terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sangat tinggi. Seminar internasional holistik ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di Bone,” ujarnya.

Rusmin menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Baznas Bone, DMI Bone, dan IPIM Bone yang memiliki visi bersama dalam pembinaan keumatan, khususnya meningkatkan kapasitas imam masjid sebagai pemimpin ibadah di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, pembiayaan kegiatan bersumber dari dana zakat dan infak yang dikelola Baznas Bone sehingga manfaatnya dapat kembali dirasakan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya para imam masjid.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi kepada Baznas Bone, DMI Bone, dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan seminar tersebut.

Baca Juga :  Distribusikan Bantuan 150 Oxygen Concentrator Senilai 2,31 Miliar dari Kemenkes, Bupati Bone Harap Layanan Puskesmas Makin Optimal

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bone kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara. Imam adalah pemimpin. Siapa pun jemaahnya, apa pun pangkatnya, pasti mengikuti imam. Karena itu seorang imam harus memiliki kualitas bacaan Al-Qur’an yang baik,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kualitas imam akan berdampak pada semakin makmurnya masjid. Kemakmuran masjid, kata dia, tidak hanya diukur dari megahnya bangunan, tetapi juga dari semakin banyaknya masyarakat yang mencintai dan memakmurkan masjid.

“Kami berharap para imam terus menjadi garda terdepan dalam mencerahkan umat. Pemerintah daerah tidak hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia dan kualitas keagamaan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Akmal juga mengungkapkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Bone pada tahun mendatang, di antaranya menghadirkan layanan Universal Health Coverage (UHC) Istimewa agar seluruh masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa syarat, serta memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh imam masjid di Kabupaten Bone.

“Kami ingin Bone menjadi daerah yang diberkahi karena masyarakatnya mampu bersyukur. Alhamdulillah, kepemimpinan BerAmal telah menunjukkan berbagai kemajuan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pertumbuhan ekonomi. Semoga pembangunan spiritual masyarakat juga terus meningkat melalui peran para imam masjid,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *