trend, Soppeng – Sektor pertanian kembali membuktikan perannya sebagai pilar utama ekonomi Bumi Latemmamala. Dalam laporan refleksi satu tahun pemerintahan Suwardi-Selle, tercatat lonjakan signifikan pada produksi jagung yang mencapai 32,50 persen dan kenaikan produksi padi sebesar 9,93 persen dibanding tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini dipicu oleh komitmen anggaran yang masif. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelontorkan dana sebesar Rp57,17 miliar khusus untuk sarana dan prasarana pertanian.
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, merinci bahwa anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan jalan usaha tani, perbaikan irigasi, bantuan alat mesin pertanian (alsintan), hingga program unggulan Listrik Masuk Sawah.
”Hasilnya nyata, serapan gabah petani kita melampaui target hingga 117 persen. Kita ingin memastikan petani bukan hanya sekadar menanam, tapi juga mendapatkan keuntungan yang layak melalui efisiensi biaya produksi,” tegas Bupati.
Atas capaian ini, Soppeng juga dinobatkan sebagai daerah dengan implementasi Kartu Tani Terbaik Kedua di Sulawesi Selatan oleh Bank BRI, membuktikan bahwa tata kelola bantuan pertanian di Soppeng semakin transparan dan tepat sasaran.






